12 Des

Enterprise Content Management (ECM)

Enterprise Content Management

Enterprise Content Management (ECM)  adalah strategi, metodologi dan tool yang digunakan untuk mendapatkan, mengelola, menyimpan, melindungi dan menyampaikan content dan dokumen terkait dengan proses bisnis yang ada dalam suatu perusahaan atau organisasi.  Perusahaan penting untuk mengelola informasi/content secara efektif untuk menambah produktivitas dalam bekerja. Enterprise Content Management (ECM) mampu membuat perusahaan menyediakan hal tersebut. ECM biasanya terintegrasi secara erat dengan Document Management System (DMS). ECM terdari 5 komponen besar yaitu : capture, manage, store, preserve dan deliver. Proses yang ada dalam kelima komponen itu adalah sebagai berikut :
  • Capture: Membuat, mengambil dan menyusun informasi.
  • Manage: Memproses, mengubah dan menggunakan informasi tersebut.
  • Store: Untuk sementara mengambil backup informasi yang sering berubah.
  • Preserve: Melakukan backup informasi yang jarang berubah.
  • Deliver: Menyediakan klien dan user dengan informasi yang mereka perlukan.
Sumber : http://www.aiim.org

Jadikan Content Anda lebih tersusuninformatifterlindungi

Berikut adalah  permasalahan terkait content/informasi dan dokumen dalam proses bisnis :
  • Informasi ataupun content yang terkait dengan proses bisnis tidak terstruktur, sehingga menimbulkan kebingungan dan dapat menyebabkan pengerjaan ulang yang menghabiskan waktu dan effort lebih .
  • Sulit untuk mencari content/informasi berdasar tanggal, user, maupun jenis content
  • Waktu yang lama dalam penyebaran informasi, bahkan fatalnya informasi tidak tersampaikan.
  • Jumlah penyimpanan kantor tidak dapat menampung banyak content/informasi dalam bentuk fisik.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perusahaan membutuhkan sistem yang menyediakan fungsionalitas dan terintegrasi.

Enterprise Content Management memiliki fungsionalitas :

  • Document Management System (DMS) : Untuk menghandle dokumen yang dimiliki perusahaan/organisasi
  • Kolaborasi : Kolaborasi dalam ECM bisa difasilitasi melalui portal/site
  • Workflow : Untuk membuat task terhadap user yang diinginkan dan meningkatkan efisiensi pekerjaan
  • Web Content Management : Untuk mengelola, membuat dan menyampaikan konten dengan mudah
  • Record Management  : Untuk mempermudah penyimpanan dan pencarian kembali content/informasi yang dianggap penting bagi perusahaan atau organisasi.
<Enterprise Content Management meningkatkan aliran informasi dalam perusahaan yang bisa meningkatkan produktivitas. ECM membantu organisasi dalam mengelola informasi dan content menjadi terstruktur.

Keuntungan menggunakan Enterprise Content Management :

  • Menyimpan knowledge yang terkandung dalam content agar terstuktur
  • Mempercepat dan meningkatkan akurasi dalam penyaluran informasi
  • Meningkatkan produktivitas dalam aktivitas kantor
  • Meminimalisir hilangnya informasi/content
  • Dapat melakukan kolaborasi
  • Dapat diakses dimana saja dan kapan saja
  • Dapat mengatur akses informasi/content tertentu terhadap user yang spesifik, sehingga bocornya informasi/content akan berkurang
  • Dapat menelusuri jejak audit dari suatu informasi/content
  • Mempermudah dan mempercepat dalam pencarian suatu informasi/content yang spesifik
Salah satu tools/system Enterprise Content Management adalah Alfresco.  Alfresco merupakan Enterprise Content Management dengan lisensi open source.

Alfresco telah masuk Gartner MQ untuk posisi Challenger.

Alfresco membantu lebih dari 1.300 organisasi industri terkemuka, termasuk Cisco, Pitney Bowes, Museum Hak Asasi Manusia Kanada, Departemen Angkatan Laut AS, Kepala Staf Gabungan, dan NASA
Alfresco dilengkapi dengan fitur yang lengkap untuk memberikan solusi bagi perusahaan dari permasalahaan yang terkait informasi/content.

Fitur Implementasi Enterprise Content Management dengan Alfresco :

  • Advance Search functionality. Alfresco dapat melakukan pencarian berdasarkan kata pencarian atau isi dari informasi/content
  • Easy to Use. User akan familiar dengan Alfresco karena menyerupai explorer (File Explorer pada Windows dan Finder pada Mac) yang telah digunakan user sehari -hari. Selain itu,untuk mengupload dokumen dapat dilakukan dengan mudah menggunakan drag & drop
  • Workflow Engine : Untuk membuat task pada user tertentu yang dapat melakukan revisi, review, approval dan disapprove pada informasi/content maupun dokumen secara efektif
  • Integrasi dengan Google Dosc, Ms Office, LDAP, dan Active Directory
  • Versioning : Menambahkan versi informasi/content maupun dokumen secara otomatis dan menyimpan history dari versi dokumen tersebut
  • Pengaturan Role, Permission & Security : Dengan Alfresco kita dapat menambahkan permission terhadap content/informasi kepada user yang spesifik
  • Collaboration Site: Sharing documents, Calendar, Discussion, blogs, links, Datalist. Dengan adanya Collaboration Site dapat mempercepat penyebaran informasi secara cepat dan akurat
  • Expired Document reminder : Untuk menampilkan notifikasi jika terdapat informasi/content yang memiliki masa berlaku. Notifikasi akan tampil melalui email dan dashlet di halaman utama Alfresco
  • Integrasi dengan Aplikasi Lain Menggunakan CMIS Web Services
  • Fitur Comment / Diskusi : Dengan adanya fitur comment atau diskusi, user dapat ikut berpartisipasi dalam mengembangkan suatu informasi atau proses bisnis.
Softbless, Indonesia, memberikan service/jasa untuk implementasi, kustomisasi, training, instalasi dan support Alfresco Enterprise Content Management.
12 Des

Document Management System : Fitur dan Keuntungan DMS

Document Management System
Document Management System (DMS) adalah sistem yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, melacak dan mengamankan dokumen perusahaan di setiap life cycle dokumen tersebut. Sistem Manajemen Dokumen menangani dokumen secara elektronik, mulai dari dokumen tersebut masih dalam bentuk draft, direview, dipublish, dan disimpan. Perusahaan perlu menyimpan dokumen yang dimiliki secara efisien untuk mempertahankan ataupun meningkatkan produktivitas. Dengan adanya Document Management System (DMS), perusahaan bisa memfasilitasi hal tersebut.

Kelola Dokumen dengan lebih mudahamanefisien

Document Management System merupakan komponen dari Enterprise Content Management System (ECM).

Beberapa permasalahan terkait dokumen yang biasa terjadi dalam aktivitas pekerjaan :

  • Sulitnya melakukan pencarian suatu dokumen, terutama pencarian secara spesifik. Contohnya : mencari dokumen yang dibuat dalam periode dan oleh user tertentu, dengan deskripsi, nomor dokumen dan proyek tertentu,
  • Kesulitan menentukan dokumen dengan versi terbaru karena setiap karyawan memiliki format penamaan dokumen yang berbeda, dan kita sering tidak tahu siapa yang memegang versi terbaru.
  • Untuk mendapatkan suatu dokumen fisik, memerlukan effort yang cukup besar, mulai dari mencari tahu posisi dokumen fisik tersebut, mengambilnya, dan mengantar kepada orang yang memerlukan.
  • Jumlah space kantor dan lemari arsip, tidak sebanding dengan tingginya pertumbuhan dokumen. Akan lebih baik jika ruangan kantor digunakan untuk hal lain, daripada sekedar dijadikan tempat penyimpanan dokumen.
  • Tingginya resiko kehilangan dokumen. Dokumen fisik rentan untuk rusak, terutama jika adanya bencana alam yang mengakibatkan perusahaan kehilangan dokumen sebagai aset penting mereka
  • Security, permission untuk setiap dokumen tidak bisa kita atur secara leluasa.

Permasalahan di atas bisa ditangani jika perusahaan memiliki Document Management System (DMS). Banyaknya dokumen yang dimiliki organisasi perlu ditangani dengan suatu sistem yang terintegrasi.

Keuntungan menggunakan Document Management System

  • Produktivitas yang meningkat.

    Adanya peningkatan produktivitas bisa terjadi di sisi pencarian dokumen dan broadcast dokumen.

  • Cost efficiency.

    Dengan menggunakan Document Management System, perusahaan bisa mengurangi cost untuk pembelian kertas.

  • Robust Security.

    Dokumen elektronik perusahaan bisa disimpan dalam tempat yang tersentralisasi, mengurangi kemungkinan tercecernya dokumen.

  • Mempercepat akses ke dokumen yang diperlukan.

    Setiap user bisa langsung membuka aplikasi DMS dan mengakses dokumen yang diperlukan sesuai dengan permission yang dimiliki.

  • Mempercepat aliran distribusi dan sharing dokumen.

  • Mengakses dokumen yang diperlukan dari mana saja.

    Selama ada koneksi intranet atau internet yang terhubung dengan server DMS.

  • Mengatur hak akses dengan lebih spesifik (security).

    Kita bisa menentukan group atau user yang memiliki akses view, read, update/edit, dan delete suatu folder atau dokumen, sehingga keamanan dokumen lebih terjaga.

  • Menelusuri history Audit Trail perubahan dokumen.

  • Mempermudah pencarian.

    Jika kita lupa di mana folder penyimpanan dokumen, kita bisa mengandalkan search engine yang dimiliki DMS.

  • Membantu mengelola dan mengakses seluruh dokumen yang dimiliki perusahaan/organisasi.

  • Fitur workflow

    yang dimiliki DMS, akan meningkatkan alur kerja dan kolaborasi dalam perusahaan.

Alfresco merupakan aplikasi Document Management System. Solusi DMS ini berlisensi open source, dan telah masuk ke dalam Gartner Magic Quadrant sejak tahun 2011, dan telah diimplementasikan di lebih dari 5000 perusahaan.

Alfresco masuk di kuadran Challenger dalam Gartner MQ

Sistem ini secara konsisten, ada dalam Quadrant Leader, sejak tahun 2011, menjadikannya head to head competitor dengan solusi dari IBM, Oracle dan Laserfiche

Fitur-fitur yang dimiliki Alfresco Document Management System

  • Search functionality

    . Dengan Alfesco kita bisa melakukan pencarian berdasarkan parameter (metadata) tertentu, atau full text searching (pencarian ke dalam isi dokumen)

  • Integrasi dengan mesin pemindai (Scanner)

  • Multiple file upload

    . Unggah beberapa dokumen sekaligus ke dalam Alfresco.

  • User friendly

    . User experience Alfresco dibuat menyerupai File Explorer (Finder dalam Mac, Windows Explorer dalam Windows) yang sudah dipakai sehari-hari, sehingga user akan familiar dengan interface Alfresco.

  • Drag and Drop Upload

  • Tanda Tangan Digital

    untuk verifikasi dan memastikan keaslian dokumen dan pembuatnya.

  • Centralized Document Repository

    : menyimpan dokumen perusahaan dengan tersentralisasi.

  • Native Mobile Application

    , tersedia untuk platform iOs dan Android.

  • Category & tagging

  • Workflow Engine

    untuk revisi, review dan approval dokumen, kita juga bisa membuat custom workflow untuk proses bisnis spesifik Document Management System di perusahaan kita

  • Integrasi dengan LDAP, Active Directory, Ms Office dan Google Docs

  • Check in & Check Out

    untuk mengkunci dokumen saat dalam proses editing.

  • Link (relasi)

    antar dokumen. Dengan adanya fitur ini, user bisa menelusuri keterkaitan antar dokumen.Custom Metadata atau Document properties. Metadata. Metadata merupakan keterangan/informasi yang dimiliki oleh setiap dokumen. Contohnya jika kita memiliki dokumen berjenis Kwitansi, maka metadata dari kwitansi tersebut adalah : jumlah pembayaran, tanggal pembayaran, keterangan, penerima

  • Integrasi dengan aplikasi lain

    melalui CMIS web service.

  • Online Preview

    untuk dokumen dan file media.

  • Versioning

    : setiap versi dokumen bisa dilacak secara otomatis oleh Alfresco. Tidak perlu lagi menamakan secara manual versi baru dari suatu dokumen.

  • Expired Document reminder

    untuk dokumen yang memiliki masa berlaku. Reminder akan dikirimkan dalam bentuk email atau bisa dilihat dalam bentuk dashlet.

  • Penambahan

    watermark

    saat download, atau saat upload

  • Drag and Drop Upload

  • Fitur Comment

    memampukan user berdiskusi tentang dokumen tersebut

  • Pengaturan Role, Permission & Security

  • Audit Trail

    . Track aktivitas user dari login, logout, view, add, edit, dan delete dokumen

  • Automasi (Rules)

    untuk mentrigger action tertentu berdasarkan beberapa kriteria yang dipilih.

Softbless memiliki pengalaman dan kompetensi dalam proses bisnis, change management, implementasi dan development document management system di Indonesia, menggunakan sistem DMS Alfresco.

Best Practice dalam Implementasi Document Management System

Memakai vendor yang kompeten dan berpengalaman, merupakan best practice dalam implementasi Sistem Manajemen Dokumen, untuk menghindari penggunaan sistem yang tidak tepat guna.
Softbless Solutions menyediakan service implementasi, instalasi, kustomisasi, support dan training untuk DMS Alfresco. Jadikan kami partner dalam implementasi Document Management System perusahaan/organisasi Anda. Silahkan menghubungi kami untuk konsultasi mengenai kebutuhan Anda dan dapatkan informasi terkait jasa implementasi yang kami sediakan.

Pertanyaan Mengenai Document Management System

DMS Alfresco menyediakan API REST sebagai antar muka untuk integrasi dengan aplikasi lainnya. Selain itu Alfresco juga mendukung CMIS, FTP serta dapat diintegrasikan dengan Active Directory.

Semua format dokumen dapat disimpan oleh DMS Alfresco.

DMS Alfresco dapat berjalan di atas Operating System Windows dan Linux.

DMS Alfresco dapat diakses tergantung dari konfigurasi jaringan.

Tampilan DMS dapat dimodifikasi namun hanya sebatas pada modifikasi theme yang digunakan.

Alfresco bisa search ke dalam isi dokumen hasil scanning setelah dokumen tersebut di OCR terlebih dahulu. Alfresco menyediakan fitur OCR yang dapat dijalankan secara otomatis ketika dokumen diupload.

Akses user terhadap suatu dokumen dapat dibatasi sesuai dengan hak akses yang diberikan. User hanya dapat melihat, menambah, mengubah, dan menghapus dokumen tertentu saja sesuai dengan hak akses masing-masing.

20 Nov

Fitur Baru Dalam Alfresco Versi 4.2a

Pada minggu kedua pada bulan Oktober 2012, Alfresco telah mengeluarkan versi baru Alfresco Community Edition terbaru, yaitu Alfresco Versi 4.2a. Terdapat beberapa fitur-fitur baru dalam Alfresco Versi 4.2a. Berikut ini beberapa fitur-fitur baru dalam Alfresco Versi 4.2a.

1. Kemampuan proses pengunduhan berkas .zip secara banyak dan berbagi cepat (quick sharing)
Dengan menggunakan fitur ini, hanya dengan mengklik “share” para pengguna akan mampu berbagi berkas yang sedang dibuka secara langsung dan serta secara otomatis fitur ini akan membuat tautan singkat pada berkas yang dibagi. Selain itu juga pemilihan berkas secara ganda atau banyak, juga dapat dilakukan. Proses pengunduhan juga dapat dilakukan dengan bantuan paket single zipped.

2. Peningkatan pada fitur share dashlets 
Beberapa fitur baru dalam fasilitas ini diantaranya: tampilan tata letak yang lebih berkesan, tampilnya alamat berkas yang sedang dipilih di dalam subkategori gambar, dan bertambahnya tampilan dalam fasilitas lightbox.

Tampilan Baru Dashlets
Tampilan Baru Dashlets
Perintah baru:
Perintah baru dalam share dashlets ini yaitu, perintah “filter all” yang ada sebelumnya, sekarang dibagi menjadi kategori “active” dan “completed” dan pemberian nomor halaman juga dilakukan.

Perubahan Konten:
Selain pada perintah penyaringan, terdapat juga fitur konversi dashlet, yang bertujuan untuk membagi proses pemuatan (loading) yang bertujuan meningkatkan kecepatan ketika menampikan dashboard.

3. Integrasi google docs yang lebih baik
Sekarang para pengguna Alresco 4.2a, mampu membuat atau mengubah dokumen google docs dalam layanan google docs, lebih mudah dan dapat terintegrasi dengan baik. Dengan adanya integrasi google docs dan Alfresco, para pengguna dapat langsung menggunakan sistem ini secara langsung dan semua kegiatan yang terjadi dapat dicatat dan direkam oleh fitur ini.

4. Springsurf 1.2
Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu lagi membersihkan rekaman pada saat melakukan aktifitas penjelajahan internet (yaitu perintah “clear internet cache”). Para pengguna Alfresco 4.2a secara langsung dapat menikmati fitur ini begitu mereka telah menjalankan edisi Alfresco baru ini. Sehingga para pengguna tidak perlu repot-repot melakukan aktiftas pembersihan catatan arsip-arsip sementara secara rutin.

Dengan bantuan fitur ini pula, para pengguna akan mampu menikmati ruang penyimpanan yang lebih luas dalam perangkat yang mereka gunakan. Dimana beberapa arsip akan tersimpan sebagai arsip sementara dalam perangkat yang digunakan ketika para pengguna melakukan browsing (jelajah internet).

Selain itu, dengan adanya konfigurasi fitur RemoteClient, banyak konfigurasi penuh yang dapat dilakukan. Diantara konfigurasi yang secara penuh dapat dilakukan yaitu: timeouts, ukuran buffer, pengaturan http proksi, pengaturan tcp, pengaturan daftar buka/tutup html tag yang tidak aman ketika melakukan perubahan pada halaman wiki dan tampilan baris html dari Alfresco.

5. Dashboard dashlets yang baru
Pencarian Situs:
Pencarian situs yang dimiliki fasilitas dashlets ini mengizinkan para penggunanaya melakukan pencarian fts-alfrrsco dan secara langsung dapat melihat potongan tampilan hasil pencaraian situs yang ditemukan. Selain itu, para pengguna juga dapat mengatur, hanya menampilkan situs-situs tertentu yang diinginkan (di dalam dasboard). Gambar dibawah merupakan contoh hasil pencarian dalam fitur pencarian situs.


Potongan Gambar Site Search

Potongan Gambar Site Search

Pencarian Tersimpan :
Sama halnya dengan fitur pencarian situs, namun baris perintah hasil pencarian sebelumnya yang ada dalam fitur ini hanya ditujukan oleh pengelolah situs (site manager). Dimana hanya pengelolah situs saja yang berhak mengakses panel pengaturan dashlet ini. Artinya, proses penyaringan yang hanya dapat dilakukan pengelolah situs ini mampu membantu dalam pembuatan laporan yang dibutuhkan, sehingga fitur sintaks fts-alfresco ini sangat membantu para penggunanya khususnya pengelolah situs. Judul dashlets juga dapat dirubah melalui kontrol panel, sehingga membantu para penggunanya mengenali dashlets apa yang sedang dibuka.


Contoh Tampilan Fitur Pencarian tersimpan
Contoh Tampilan Fitur Pencarian tersimpan

My Discussion:
Panel dashlets juga mampu menampilkan kiriman yang terdapat dalam forum sehingga para pengguna dapat berdiskusi, membuat, dan membalas kiriman secara langsung.

My Discussion dashlets
My Discussion dashlets

6. Tampilan media galeri yang lebih bervariasi untuk document library
Versi awal yang dimiliki oleh fitur penampilan gambar dalam galeri kini telah tersedia dalam tampilan dokumen pada document library. Tampilan baru ini lebih menarik dan atraktif. Tampilan baru ini mendukung fitur standar bagi document library, yaitu diataranya: pemilihan multi-arsip, proses upload yang dapat dilakukan secara drag and drop (tarik dan letakkan), serta fitur baru lainnya seperti kemampuan merubah ukuran tampilan dokumen secara langsung sehingga mampu tampil secara dinamis, khususnya perubahan tampilan ukuran gambar dalam document library.


Tampilan Media Gallery
Tampilan Media Gallery

7. Sinkronisasi desktop dropbox bagi usaha anda 
Alfresco tidak hanya mengeluarkan fitur baru bagi para pengguna komunitas, tapi juga mengeluarkan Desktop Sync Client pada Alfresco Community 4.2a, Alfresco Enterprise atau Alfresco cloud. Pengaturan layanan dropbox dapat dengan mudah dikenali oleh para pengguna Alfresco, khususnya dengan fitur baru Alfresco Desktop Sync.
30 Jul

Softbless Solutions Telah Melaksanakan Pelatihan Scrum

Softbless Solutions Telah Melaksanakan Pelatihan Scrum Softbless Solutions sebagai spesialis dalam bidang penyediaan jasa open source khususnya dalam menyediakan layanan Liferay, Alfresco, Sugarcrm, and Drupal, saat ini telah melaksanakan pelatihan scrum sebagai pendukung dalam kegiatan bisnisnya. Apa Itu Pelatihan Scrum? Softbless Solutions Telah Melaksanakan Pelatihan Scrum Softbless Solutions sebagai spesialis dalam bidang penyediaan jasa open source khususnya dalam menyediakan layanan Liferay, Alfresco, Sugarcrm, and Drupal, saat ini telah melaksanakan pelatihan scrum sebagai pendukung dalam kegiatan bisnisnya. Apa Itu Pelatihan Scrum? Pelatihan scrum (Scrum Training) adalah pelatihan yang fokus dalam mengatur sebuah proyek dalam suatu institusi, khususnya dalam mengatur proyek perangkat lunak dan produk yang dihasilkan atau juga pengembangan aplikasi dengan proses yang berulang-ulang dan peningkatan terus menerus. Pelatihan ini dilaksanakan bagi institusi yang menginginkan kemajuan secara terus menerus dalam bisnis mereka. Pelatihan scrum menekankan pada kerjasama kelompok, pengiriman laporan berkala atas program yang sedang berjalan, pendekatan diri kepada pelanggan agar terciptanya kolaborasi, dan bertanggung jawab atas dinamika bisnis yang sedang berkembang. Secara singkat, scrum merupakan proses yang digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak secara cerdas. Dalam pelatihan scrum, kerjasama kelompok harus buat secara rinci, yaitu bagaimana caranya agar proyek dapat terlaksanakan. Ketika kelompok ini telah melaksanakan proyek mereka, mereka akan tahu bagaimana cara mendapatkan solusi dalam permasalahan mereka. Dengan demikian, hal ini menggambarkan bagaimana perkembangan proyek dapat dikerjakan lebih cepat (sprint) untuk mewujudkan hasil yang ingin dicapai. Metodologi yang banyak digunakan dalam pelatihan ini yaitu, validasi kriteria dan kriteria akhir atau yang dikenal dengan Validation criteria, and Exit criteria atau ETVX. Terdapat dua posisi kerja sama dalam pelatihan scrum ini, yaitu scrumMaster dan pemilik produk (product owner). Posisi tersebut dikenal sebagai individu-individu tertentu. Peran dari scrumMaster adalah, mengarahkan kelompok, dan mendukung anggota kelompoknya untuk melaksanakan kerangka kerja scrum agar mendapatkan tingkatsn tertinggi. Selain itu, peran dari pemilik produk diantaranya, menentukan kegiatan bisnis, rekan kerja, para pelanggan, dan mengarahkan agar kelompok ini mampu mengembangkan produk yang sesuai dengan keinginan pemilik produk. Aktifitas Utama Pelatihan Scrum Kegiatan utama dari pelatihan scrum yaitu scrum sprint. Sebagaimana yang telah disebutkan, proses pengulangan dan peningkatan merupakan sebuah gambaran dari pelatihan scrum. Tujuan dari proses ini adalah, membagi proyek menjadi rangkaian yang berturut-turut yang dapat dipercepat. Kegiatan awal dari pelatihan scrum yaitu pertemuan perencanaan percepatan proyek. Dalam pertemuan ini, kelompok dan pemilik produk akan membicarakan aktifitas yang menjadi prioritas utama berdasarkan katalog produk scrum (scrum produk katalog), lalu membuat sprint backlog sebagai daftar tugas sprint proyek yang harus dilakukan. Kemudian, pada pertemuan berikutnya setiap anggota kelompok akan membahas kegiatan harian yang telah dilakukan terkait dengan proyek, pembahasan tidak boleh dari 15 menit. Pada akhir periode dari pelaksanaan proyek, setiap anggota kelompok harus membahas ulasan proyek sprint mereka. Tujuannya untuk mendapatkan umpan balik dari pemilik produk. Keuntungan Pelatihan Scrum Ketika sebuah institusi telah melakukan pelatihan scrum, proses proyek berikut yang akan mereka tangani akan mampu dilakukan dengan secepat dan seefisien mungkin, sebagaimana aktifitas pengulangan. Sehingga, pelatihan scrum cenderung sesuai pada proyek yang berubah secara periodik atau memiliki tingkat perubahan yang tinggi pada pengembangan perangkat lunak yang dimiliki. Kelompok dalam pelatihan ini akan mempu melakukan pertukaran fungsi anggota tim. Selain itu, setiap kelompok akan memahami bagaimana mengatur diri mereka sendiri melalui pelatihan scrum. Dalam pelatihan scrum, secara umum tidak terdapat pemimpin kelompok, Setiap permasalahan akan dibahas dan ditentukan berdasarkan pendapat seluruh anggota kelompok. Sebagai kelompok yang dapat berfungsi dalam bidang lain, setiap pribadi bertanggung jawab untuk menerapkan keseluruhan tujuan target bisnis. Selain itu, pelatihan scrum yang baik akan membantu nilai pencapaian bisnis yang lebih tinggi. Berdasarkan data industri, keistimewaan perangkat lunak hanya digunakan setengahnya dari keseluruhan fitur yang ada. Dengan adanya pelatihan scrum ini, proyek yang akan dilaksanankan diharapkan dapat dilakukan sesuai tepat waktunya. Pelatihan scrum telah menunjukkan bagaimana kerja sama kelompok dalam mengerjakan proyek dan melakukan organisasi tersendiri atas proyek yang dilaksanakan. Ketika kelompok pelatihan ini telah lulus, secara signifikan, para pengembang atau kelompok akan terjadi peningkatan kualitas mereka dan akan mampu mengatur rutinitas pekerjaan harian mereka. Metodologi cerdas dalam platihan scrum akan menigkatkan kualitas jadwal waktu pengiriman hasil proyek, sebagai bentuk adanya aturan perulangan yang ketat. Metodologi cerdas juga menyediakan perkiraan yang lebih baik dan berkurangnya waktu dalam kegiatan yang tidak diperlukan. Sebagai hasilnya, secara umum keuntungan dari pelatihan scrum ini yaitu mendapatkan tingkat kepuasan pelanggan yang lebih baik. Selain itu, berdasarkan pelatih bersertifikasi ScrumMaster, Craig Larman, pelatihan scrum sangatlah mudah untuk berintegrasi dengan metode pengulangan yang lain. Beberapa metode tersebut yaitu Unified Process dan Extreme Programming, termasuk didalamnya pengembangan test-driven, model kecerdasan, contoh kasus, cerita pelanggan, dan lain-lain. Selain itu, keuntungan yang didapatkan dari pelatihan scrum yaitu penekanan pada daur hidup peningkatan adaptasi pemeriksaan dan sistem organisasi pribadi yang perlahan-lahan diterapkan. Sebagaimana penjelasan kami, mengenai apa itu pelatihan scrum serta manfaat dari pelatihan ini, Softbless Solutions sebagai penyedia solusi open source telah melakukan metodologi pelatihan scrum untuk proyek yang ada.
27 Mei

Activiti BPM pada Alfresco


Alfresco-Activiti

Alfresco adalah sistem aplikasi manajeman konten yang memiliki open patform bagi perusahaan dalam mengelolah dokumen, telah meluncurkan sistem baru yang terintegrasi dengan business process management yang disebut dengan Activiti. Integrasi BPMN2.0 ini sangat cocok dengan standar industri dan pengembangan fitur Alfresco’s workflow yang lebih fleksibel pada aplikasi Alfresco dan aplikasi lain yang sejenisnya. Integrasi yang ditawarkan yaitu melalui update pada Alfresco Community yang tersedia untuk di-download.

 Dengan mengganti jBPM dengan Activiti, merupakan awal bagi aplikasi bpm tanpa memiliki banyak hambatan pada proses integrasi (environments) dalam menggabungkan enterprise content management, dan meningkatkan kemampuan adaptasi pada proses manajeman bisnis yang dilakukan. Alfresco menilai hal ini sebagai peluang peningkatan dalam aspek Business Process Management(BPM) dan membuka lebih lebar jangkauannya bagi para calon penggunannya, serta tantangan inovasi yang lebih besar.

Activiti merupakan platform workflow yang ringan dan dirancang untuk membantu para pengembang, administrator sistem, dan para pebisnis dalam melaksanakan pengaturan konten secara efektif dengan menggunakan Alfresco.  Dengan daya kerja yang cepat dan ringkas BPMN 2.0 yang berbasiskan program Java, aplikasi activiti membantu para penggunanya secara fleksibel dan lebih dari sekedar fungsi program pada program lain yang sejenisnya.
Activiti memberikan kesempatan bagi para pengembang untuk menentukan process definition baru pada BPMN 2.0 workflow dan menambahkan integrasi pada Enterprise Content Management System Alfresco. Activiti dapat digunakan secara independen atau dengan Alfresco.

Proses integrasi platform Alfresco dengan Activiti adalah faktor kunci dalam memberikan kesempatan pada perusahaan untuk memberikan review dan approval konten yang dibutuhkan bagi sebuah proses bisnis yang sangat kompleks, seperti surat perjanjian kontrak, daftar anggaran biaya, laporan resmi dan target penjualan. Hal ini memberdayakan proses kolaborasi dokumen dan menghindari hilangnya kontrol dokumen yang sudah dibuat atau pada dokumen revisi versi terbaru yang telah dibuat.

Softbless sebagai penyedia service implementasi Alfresco dan sebagai partner Liferay(2011-2012) memberikan konsultasi, dan jasa implementasi untuk Alfresco, Activiti dan Liferay.
23 Mei

Setting SSO - CAS dan Alfresco

Untuk file-file konfigurasi CAS dapat diambil dari https://www.softbless.com/files/alfresco/CAS/deployment.zip

Prerequisite:

  • Alfresco dan CAS harus menggunakan protokol HTTPS
  • Katakan saja CAS menggunakan port 433 dan Alfresco 9443
  • Setting Alfresco agar redirect dari port 8080 ke 9443
  • Pastikan Alfresco dan CAS dapat diakses dengan menggunakan domain name (tidak disarankan menggunakan IP Address), pada tutorial di bawah ini:
    • Alfresco = http://alfresco.local
    • CAS = http://cas.softbless.local 

Form Login CAS

1.       Tambahkan konfigurasi di bawah ini pada alfresco-global.properties:

#CAS

authentication.chain=cas:external

2.       Copy service.xml ke C:\Alfresco\tomcat\shared\classes\alfresco\extension

3.       Copy commonValues.properties ke C:\Alfresco\tomcat\shared\classes\alfresco\extension\messages

# CAS

cas_url=https://cas.softbless.local:443

cas_alfresco_url=https://alfresco.local:9443/alfresco

4.       Copy folder mycompany ke dalam C:\Alfresco\tomcat\shared\classes\alfresco\extension\templates\webscripts\org

5.       Copy custom-slingshot-application-context.xml ke dalam C:\Alfresco\tomcat\shared\classes\alfresco\web-extension. Pastikan berisi seperti di bawah ini:

<!-- Override Logout Controller - to expire Alfresco tickets -->

<bean id="logoutController" class="org.wwarn.cms.authentication.servlet.CASSlingshotLogoutController">

       <property name="cacheSeconds" value="-1" />

       <property name="useExpiresHeader"><value>true</value></property>

       <property name="useCacheControlHeader"><value>true</value></property>

       <property name="connectorService" ref="connector.service" />

       <!-- if blank assumes the same as Share -->

 

       <property name="casHost"><value>https://cas.softbless.local:443</value></property>

       <property name="casPath"><value>logout</value></property>

   </bean>

6.       Edit file share-config-custom.xml pada C:\Alfresco\tomcat\shared\classes\alfresco\web-extension :

<config evaluator="string-compare" condition="Server">

        <server>

<!-- Enable and adjust the following settings to allow for external access URLs to the

WebScript Framework - to return an externally accessible address for absolute url generation.-->

              <scheme>https</scheme>

              <hostname>alfresco.local</hostname>

              <port>9443</port>

        </server>

    </config>

    <!--Overriding endpoints to reference a remote Alfresco server &ndash;&gt;-->

    <config evaluator="string-compare" condition="Remote">

        <remote>

            <!-- Authenticator implementation used in CAS authentication scenario,

                overrides the default alfresco-ticket authenticator

                <class>org.alfresco.connector.AlfrescoAuthenticator</class> -->

            <authenticator>

                <id>alfresco-ticket</id>

                <name>Alfresco Authenticator</name>

                <description>Alfresco Authenticator</description>

                <class>org.mycompany.cms.authentication.CasAlfrescoAuthenticator</class>

            </authenticator>

            <!-- Connects to an Alfresco instance using ticket-based authentication,

                overrides the default alfresco connector to use ticket authenticator-->

            <connector>

                <id>alfresco</id>

                <name>Alfresco Connector</name>

                <description>Connects to an Alfresco instance using ticket-based authentication</description>

                <class>org.springframework.extensions.webscripts.connector.AlfrescoConnector</class>

                <authenticator-id>alfresco-ticket</authenticator-id>

            </connector>

            <!-- Endpoint using external authentication via CAS-->

            <endpoint>

                <id>alfresco</id>

                <name>Alfresco - user access</name>

                <description>Access to Alfresco Repository WebScripts that require external user authentication

                </description>

                <connector-id>alfresco</connector-id>

                <endpoint-url>https://alfresco.local:9443/alfresco/s</endpoint-url>

                <identity>user</identity>

                <external-auth>true</external-auth>

            </endpoint>

        </remote>

    </config>

7.       Edit file webscript-framework-config-custom.xml pada C:\Alfresco\tomcat\shared\classes\alfresco\web-extension :

<config evaluator="string-compare" condition="Remote">

<remote>

<endpoint>

              <id>alfresco-noauth</id>

              <name>Alfresco - unauthenticated access</name>

<description>Access to Alfresco Repository WebScripts that do not require authentication</description>

              <connector-id>alfresco</connector-id>

              <endpoint-url>https://alfresco.local:9443/alfresco/s</endpoint-url>

              <identity>none</identity>

       </endpoint>

       <endpoint>

              <id>alfresco</id>

              <name>Alfresco - user access</name>

<description>Access to Alfresco Repository WebScripts that require user authentication</description>

              <connector-id>alfresco</connector-id>

              <endpoint-url>https://alfresco.local:9443/alfresco/s</endpoint-url>

              <identity>user</identity>

       </endpoint>

       <endpoint>

              <id>alfresco-feed</id>

              <name>Alfresco Feed</name>

<description>Alfresco Feed - supports basic HTTP authentication</description>

              <connector-id>http</connector-id>

              <endpoint-url>https://alfresco.local:9443/alfresco/s</endpoint-url>

              <basic-auth>true</basic-auth>

              <identity>user</identity>

       </endpoint>              

       </remote>

</config>

<config evaluator="string-compare" condition="Remote">

<remote>

            <keystore>

                <path>alfresco/web-extension/alfresco-system.p12</path>

                <type>pkcs12</type>

                <password>alfresco-system</password>

            </keystore>

            <endpoint>

                <id>alfresco</id>

                <name>Alfresco - user access</name>

<description>Access to Alfresco Repository WebScripts that require user authentication</description>

                <connector-id>alfresco</connector-id>

                <endpoint-url>https://alfresco.local:9443/alfresco/wcs</endpoint-url>

                <identity>user</identity>

                <external-auth>true</external-auth>

                <authenticator-id>alfresco-ticket</authenticator-id>

            </endpoint>

        </remote>

    </config>

8.       Edit file relogin.jsp pada C:\Alfresco\tomcat\webapps\alfresco\jsp, tambahkan code di bawah sebelum tanda %> response.addCookie(authCookie);

// deconnection CAS

response.sendRedirect("https://cas.softbless.local:443/logout");

9.       Copy library  alfresco-cas.jar dan cas-client-core-3.1.12.jar ke dalam folder C:\Alfresco\tomcat\webapps\alfresco\WEB-INF\lib

10.   Copy file web.xml ke dalam C:\Alfresco\tomcat\webapps\alfresco\WEB-INF, pastikan code CASnya seperti di bawah ini :

<!-- Adding CAS Authentication filters and replacing Alfresco's default one -->

   <filter>

      <filter-name>Authentication Filter</filter-name>

      <filter-class>org.jasig.cas.client.authentication.AuthenticationFilter</filter-class>

      <init-param>

         <param-name>casServerLoginUrl</param-name>

         <param-value>https://cas.softbless.local:443/login</param-value>

      </init-param>

      <init-param>

         <param-name>serverName</param-name>

         <param-value>https://alfresco.local:9443</param-value>

      </init-param>

   </filter>

   <filter>

      <filter-name>CAS Validation Filter</filter-name>

      <filter-class>org.jasig.cas.client.validation.Cas20ProxyReceivingTicketValidationFilter</filter-class>

      <init-param>

         <param-name>casServerUrlPrefix</param-name>

         <param-value>https://alfresco.local:443</param-value>

      </init-param>

      <init-param>

         <param-name>serverName</param-name>

         <param-value>https://alfresco.local:9443</param-value>

      </init-param>

   </filter>

   <filter>

      <filter-name>Alfresco CAS Authentication Filter</filter-name>

      <filter-class>org.mycompany.cms.authentication.CasAuthenticationFilter</filter-class>

   </filter>

   <!-- End adding CAS authentication filters -->

11.   Copy library cas-client-core-3.1.12.jar, logoutCAS.jar, dan share-CAS.jar ke dalam folder C:\Alfresco\tomcat\webapps\share\WEB-INF\lib

12.   Copy file web.xml ke dalam C:\Alfresco\tomcat\webapps\share\WEB-INF, pastikan code CASnya seperti di bawah ini :

<!-- Adding CAS Authentication filters -->

   <filter>

      <filter-name>CAS Authentication Filter</filter-name>

      <filter-class>org.jasig.cas.client.authentication.AuthenticationFilter</filter-class>

      <init-param>

         <param-name>casServerLoginUrl</param-name>

          <param-value>https://cas.softbless.local:443/login</param-value>

      </init-param>

      <init-param>

         <param-name>serverName</param-name>

         <param-value>https://alfresco.local:9443</param-value>

      </init-param>

   </filter>

   <filter>

      <filter-name>CAS Validation Filter</filter-name>

      <filter-class>org.jasig.cas.client.validation.Cas20ProxyReceivingTicketValidationFilter</filter-class>

      <init-param>

         <param-name>casServerUrlPrefix</param-name>

          <param-value>https://cas.softbless.local:443</param-value>

      </init-param>

      <init-param>

         <param-name>serverName</param-name>

         <param-value>https://alfresco.local:9443</param-value>

      </init-param>

      <init-param>

         <param-name>allowAnyProxy</param-name>

         <param-value>true</param-value>

      </init-param>

      <init-param>

         <param-name>proxyCallbackUrl</param-name>

         <param-value>https://alfresco.local:9443/share/proxyCallback</param-value>

      </init-param>

      <init-param>

         <param-name>proxyReceptorUrl</param-name>

         <param-value>/proxyCallback</param-value>

      </init-param>

   </filter>

   <filter>

      <filter-name>Alfresco CAS Authentication Filter</filter-name>

      <filter-class>org.mycompany.cms.authentication.CasAuthenticationFilter</filter-class>

   </filter>

   <!-- End adding CAS authentication filters -->

13.   Akses Alfresco dari IE alfresco.local:8080/share, akan redirect ke login CAS. Kemudian login akan muncul dashlet Alfresco.

Referensi:

ecmstuff.blogspot.com/2011/06/configuring-alfresco-for-sso-with-cas.html

holisticsecurity.wordpress.com/2011/02/19/web-sso-between-liferay-and-alfresco-with-cas-and-penrose-part-22/

akselsarchitecture.blogspot.com/2010/09/cas-sso-for-alfresco-33-and-share.html

blog.atolcd.com/?p=115